Jakarta (10/17/2026) – Sebanyak 382 peserta dari 22 provinsi di Indonesia mengikuti babak semifinal dan final Olimpiade Siswa Buddha Nasional (OSBN) 2026 tingkat nasional pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Mereka merupakan peserta yang berhasil melanjutkan kompetisi setelah melalui seleksi tingkat daerah yang diikuti 2.055 siswa pada 10 Oktober 2026.
OSBN 2026 diselenggarakan secara berjenjang oleh Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI). Seleksi tingkat daerah dilaksanakan oleh Pengurus Daerah PERGABI di masing-masing provinsi, sedangkan kompetisi tingkat nasional diselenggarakan oleh Pengurus Pusat PERGABI. Dari hasil seleksi daerah, peserta terbaik dari setiap jenjang memperoleh kesempatan untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.

Pengawasan terkoordinasi. Pengawas lokal dan dewan juri memantau pelaksanaan ujian di berbagai titik lokasi.
Babak nasional dilaksanakan secara daring menggunakan platform ujian elektronik E-Ujian berbasis computer-based test (CBT). Untuk menjaga kelancaran pelaksanaan, setiap Pengurus Daerah PERGABI telah menetapkan titik lokasi (tilok) sebagai tempat peserta mengikuti ujian. Setiap tilok terhubung dengan ruang koordinasi Zoom Pengurus Pusat PERGABI sehingga pelaksanaan di berbagai daerah dapat dipantau secara terkoordinasi.
Di setiap titik lokasi, pengawas lokal bertugas memastikan peserta mengikuti ujian sesuai tata tertib. Pengawasan juga diperkuat oleh dewan juri yang masing-masing memantau pelaksanaan di dua provinsi. Mekanisme ini dirancang untuk mendukung ketertiban, objektivitas, dan integritas kompetisi di seluruh wilayah peserta.
Baca juga: Dibuka Dirjen Bimas Buddha, 2.055 Peserta dari 22 Provinsi Ikuti Seleksi Daerah OSBN 2026
Ketua Panitia OSBN 2026, Kuntari, S.Ag., M.Pd., bersama jajaran panitia mengoordinasikan rangkaian kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai daerah. Kesiapan perangkat, kestabilan koneksi internet, koordinasi antarpengurus, serta kepatuhan peserta terhadap tata tertib menjadi unsur penting dalam mendukung pelaksanaan ujian secara daring.
Sesi semifinal berlangsung hingga pukul 10.00 WIB. Setelah ujian berakhir, dewan juri menggelar rapat untuk menentukan peserta yang berhak melaju ke babak final. Sebanyak 150 siswa terpilih, terdiri atas masing-masing 50 siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK).

Rapat Dewan Juri OSBN 2026. Para dewan juri menggelar rapat secara daring untuk menentukan peserta yang lolos ke babak final tingkat nasional.
Hasil seleksi finalis diumumkan pada pukul 11.30 WIB. Para finalis kemudian mengikuti babak final yang berlangsung pukul 12.00-12.45 WIB. Mereka bersaing untuk meraih penghargaan Juara I, Juara II, Juara III, Harapan I, Harapan II, dan Harapan III pada masing-masing jenjang pendidikan.
Pengumuman resmi pemenang OSBN 2026 dijadwalkan pada 31 Oktober 2026. Hasil tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian kompetisi yang dimulai melalui seleksi daerah, dilanjutkan dengan semifinal dan final tingkat nasional.
Selain menjadi ajang untuk mengukur penguasaan materi Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti, OSBN juga memberikan pengalaman bagi siswa untuk mengembangkan kedisiplinan, kemandirian, kejujuran, dan sportivitas. Peserta didorong untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menghargai proses dan hasil penilaian.

Babak final OSBN 2026. Sebanyak 150 siswa terpilih melaju ke final, dengan pengumuman pemenang dijadwalkan pada 31 Oktober 2026.
Partisipasi 2.055 siswa dalam seleksi daerah dan 382 peserta pada tingkat nasional mencerminkan antusiasme pelajar Buddha dalam mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Melalui OSBN 2026, PERGABI berupaya memperkuat pembinaan prestasi peserta didik Buddhis sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berpengetahuan, berkarakter, dan berintegritas.
Penyelenggaraan OSBN 2026 menjadi tonggak keberlanjutan program PERGABI dalam mendorong prestasi peserta didik Buddhis. Tahun ini merupakan tahun kedua Pengurus Pusat PERGABI menyelenggarakan Olimpiade Siswa Buddha Nasional. Melalui kompetisi yang dilaksanakan secara berjenjang dari daerah hingga nasional, PERGABI terus membuka ruang bagi siswa Buddha untuk mengembangkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan menumbuhkan semangat berprestasi.