0813 6441 1100 pp@pergabi.id

LOMBOK UTARA, 17 Oktober 2026 – Enam siswa Buddhis dari Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil melaju ke babak final Olimpiade Siswa Buddha Nasional (OSBN) 2026 yang berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, guru pembimbing, dan komunitas Buddhis di NTB.

Untuk mengikuti babak final, para peserta dari NTB dipusatkan di SMAN 1 Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Lokasi tersebut menjadi tempat pelaksanaan ujian bagi siswa yang mewakili NTB dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.

Enam finalis itu terdiri atas empat siswa jenjang sekolah dasar (SD) dan dua siswa jenjang sekolah menengah atas (SMA). Mereka adalah:

Jenjang Sekolah Dasar (SD)

  1. Prisela Arinda Rahayu
  2. Kanaya Priya Mitha
  3. Toni Wisala
  4. Septia Kusaladewi

Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)
5. Gian Wiriadana
6. Daren Suryadi

Keberhasilan mereka menembus babak final menunjukkan semangat peserta didik Buddhis NTB dalam mengembangkan pengetahuan dan kemampuan akademik. Capaian ini juga menjadi bukti pentingnya kesempatan berkompetisi untuk mendorong siswa mengenali dan mengembangkan potensi diri.

Suasana ruang pelaksanaan OSBN 2026 bagi peserta dari NTB

Ketua Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (PD PERGABI) Nusa Tenggara Barat, Pratama Eka Putra, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan keenam siswa tersebut.

Ia menilai pencapaian itu merupakan hasil ketekunan peserta didik dalam belajar, disertai dukungan dan pendampingan berkelanjutan dari para guru serta pembina.

“Kami menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para siswa Buddhis yang berhasil lolos ke babak final OSBN 2026. Pencapaian ini merupakan buah dari ketekunan belajar peserta didik serta bimbingan konsisten dari para guru dan pembina,” ungkap Pratama Eka Putra.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya membanggakan para siswa dan keluarga, tetapi juga para guru, pembina, serta komunitas Buddhis di NTB. Ia berharap pencapaian ini dapat memotivasi peserta didik lainnya untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan berani berkompetisi secara sehat.

OSBN menjadi salah satu wadah bagi peserta didik Buddhis untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus memperdalam pemahaman terhadap Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti. Melalui kompetisi ini, siswa juga memperoleh pengalaman untuk melatih kedisiplinan, kepercayaan diri, sportivitas, dan integritas.

Keberhasilan enam siswa NTB melaju ke final diharapkan menjadi pemantik bagi tumbuhnya prestasi peserta didik Buddhis di wilayah tersebut. Dukungan sekolah, guru agama Buddha, pembina, orang tua, dan organisasi keagamaan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan belajar yang mendorong siswa untuk terus berkembang.

Enam siswa, satu kebanggaan untuk NTB. Perjalanan mereka menunjukkan bahwa ketekunan, pendampingan, dan kesempatan untuk berkembang merupakan bekal penting dalam meraih prestasi di tingkat nasional.

Dari perspektif nasional, keberhasilan enam siswa Buddhis NTB menembus babak final menjadi bagian dari semangat OSBN 2026 dalam membuka kesempatan bagi peserta didik Buddhis dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pengurus Pusat PERGABI mengapresiasi kerja sama pengurus daerah, guru, pembina, sekolah, dan orang tua dalam mendampingi peserta sepanjang proses kompetisi. OSBN tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri, sportivitas, dan semangat belajar generasi muda Buddhis di Indonesia.

Oleh: Sardi