Tangerang, 23 November 2025 — Suasana penuh sukacita dan semangat kebajikan menyelimuti Gedung Vipassi – Universitas Buddhi Dharma Tangerang ketika ribuan umat Buddha dari seluruh Provinsi Banten berkumpul dalam kegiatan Sanghadana Guru dan Pelajar Buddha se-Provinsi Banten. Acara yang diinisiasi oleh PD Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI) Provinsi Banten, Bimas Buddha Provinsi Banten, Universitas Buddh Dharma, dan Rumpun Guru Agama Buddha Provinsi Banten ini menjadi momentum istimewa yang mempertemukan umat, guru, pelajar, dan para anggota Sangha dalam satu tekad: bersatu dalam kebajikan dan memperkokoh keyakinan.
Sejak pagi, para peserta telah memenuhi area acara dengan semangat penuh kekhidmatan. Ketua Panitia, Bapak Ihwan, membuka kegiatan dengan ajakan untuk menjadikan Sanghadana sebagai ruang memperkuat hubungan harmonis antara umat dan Sangha. Selanjutnya, Bapak Wasiman selaku Ketua PD PERGABI Banten menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah nyata PERGABI dalam upaya meningkatkan pembinaan moral dan pendidikan agama Buddha di wilayah Banten. Dukungan semakin kuat dengan sambutan Bapak Ruby Santamoko, Ketua Umum Pengurus Yayasan Boen Tek Bio, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga demi kemajuan umat. Peneguhan dari pemerintah turut hadir melalui Bapak Sujiyanto, Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten, yang mengapresiasi komitmen PERGABI dalam memajukan pendidikan dan karakter Buddhis bagi generasi masa depan.

Acara ini juga mendapat perhatian penuh dari Pengurus Pusat PERGABI. Hadirnya Bapak Nurwito sebagai Ketua Dewan Pengawas, Bapak Surwandi sebagai Anggota Dewan Pengawas, Bapak Roch Aksiadi selaku Sekretaris Jenderal, serta Ibu Jumarni sebagai Ketua Bidang Kerohanian memperlihatkan sinergi kuat antara pusat dan daerah dalam memajukan pendidikan Buddha di Indonesia.
Kekhidmatan semakin terasa saat 14 anggota Sangha dari berbagai tradisi hadir, mulai dari Sangha Theravada Indonesia (STI), Sangha Agung Indonesia (SAGIN), Sangha Theravada Dhammayut Indonesia (STDI), Sangha Mahayana Indonesia, hingga Sangha Tantrayana Kasogatan Indonesia. Kebersamaan lintas tradisi ini menjadi simbol kuat bahwa kebajikan selalu menyatukan. Puncak acara berlangsung ketika Yang Mulia Bhikkhu Atthadhiro Thera membabarkan Dhammadesana. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan kebajikan sebagai jalan hidup yang terus dipraktikkan, serta meneguhkan keyakinan terhadap Buddha Dhamma sebagai fondasi kehidupan yang penuh kedamaian dan kebahagiaan. Ceramah yang mendalam ini memberikan kekuatan moral dan spiritual bagi seluruh peserta.

Rangkaian Sanghadana berlangsung penuh sukacita. Guru, pelajar, dan umat bersama-sama memberikan dana kepada para Bhikkhu dengan hati penuh ketulusan. Suasana harmonis ini menjadi teladan nyata bagi para pelajar tentang pentingnya berdana, menghormati Sangha, serta membangun kebiasaan berbagi dalam kehidupan sehari-hari. Setelah acara inti selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan pertunjukan seni Barong Sai yang menambah kegembiraan sekaligus mempererat kehangatan antarsesama.
Melalui kegiatan ini, PD PERGABI Banten berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan berbagai institusi pendidikan, keagamaan, dan masyarakat luas demi kemajuan Pendidikan Agama Buddha. Semoga kebersamaan yang terjalin semakin menguatkan keyakinan, memperluas kebajikan, dan menginspirasi generasi muda untuk terus tumbuh sebagai pribadi yang penuh cinta kasih, kebijaksanaan, dan integritas.
Penulis: Wasiman – Ketua PD PERGABI Banten
