Jakarta, 3 Oktober 2026 – Persiapan menuju pelaksanaan Olimpiade Siswa Buddha Nasional (OSBN) 2026 memasuki tahap penting. Hari ini, Sabtu (3/10/2026), panitia bersama peserta dari berbagai daerah melaksanakan Technical Meeting dan Simulasi OSBN 2026 sebagai gladi bersih sebelum memasuki babak penyisihan tingkat provinsi.
Technical Meeting menjadi kesempatan bagi peserta, guru pendamping, pengawas, dan koordinator daerah untuk kembali memahami teknis pelaksanaan lomba. Melalui pertemuan daring, panitia menjelaskan alur pelaksanaan sekaligus memastikan peserta mengetahui apa yang harus dipersiapkan sebelum hari perlombaan.
Yang menarik, simulasi kali ini tidak hanya berlangsung di satu tempat. Dari layar Zoom terlihat peserta mengikuti kegiatan dari berbagai lokasi. Ada yang berada di ruang kelas, laboratorium komputer, ruang sekolah, hingga mengikuti dari tempat masing-masing.

Dari sekolah, rumah, hingga berbagai penjuru daerah, semangat yang dibawa tetap sama: siap belajar, siap berkompetisi, dan siap memberikan yang terbaik.
Beberapa sekolah bahkan mengikuti simulasi secara bersama-sama. Para siswa tampak duduk di depan perangkat masing-masing, sementara guru atau pendamping berada di sekitar mereka untuk memastikan seluruh perangkat siap digunakan.
Di sisi lain, ada pula peserta yang bergabung secara mandiri. Tampilan Zoom memperlihatkan wajah-wajah peserta dan pendamping dari sejumlah daerah dengan latar yang berbeda-beda. Semuanya bertemu dalam satu ruang virtual yang sama.
Inilah salah satu gambaran OSBN 2026: peserta berada di tempat yang berbeda, tetapi mengikuti proses yang sama.
Simulasi bukan sekadar mencoba mengerjakan soal. Bagi peserta, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memastikan perangkat, koneksi internet, akses ke sistem, serta pemahaman terhadap mekanisme pelaksanaan sudah berjalan dengan baik.
Ketua Umum PP PERGABI, Sukiman, S.Ag., M.Pd.B., M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak sebelum OSBN memasuki tahapan perlombaan. Gladi bersih menjadi momentum untuk memastikan seluruh unsur, mulai dari peserta, guru pendamping, pengawas, hingga panitia, memahami mekanisme pelaksanaan dan siap menghadapi pelaksanaan secara nasional.

Technical Meeting OSBN 2026 mempertemukan peserta, guru pendamping, panitia, dan perwakilan sekolah dari berbagai daerah melalui Zoom.
Sementara itu, Ketua Panitia OSBN 2026, Kuntari, S.Ag., M.Pd., menekankan bahwa simulasi bukan sekadar uji coba bagi peserta, tetapi juga menjadi bagian dari proses memastikan kesiapan teknis penyelenggaraan. Dengan peserta yang tersebar di berbagai daerah, simulasi menjadi kesempatan untuk melihat kesiapan sistem sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki sebelum babak penyisihan dilaksanakan.
Bagi panitia, simulasi juga menjadi ruang untuk melihat secara langsung bagaimana sistem bekerja ketika digunakan oleh peserta dalam jumlah besar.
Berdasarkan rekapitulasi peserta, OSBN 2026 diikuti 2.055 peserta, terdiri atas 656 peserta SD, 724 peserta SMP, dan 675 peserta SMA/SMK dari 22 provinsi. Angka tersebut membuat gladi bersih menjadi bagian penting sebelum kompetisi memasuki tahap sesungguhnya.
Dokumentasi dari berbagai lokasi juga memperlihatkan suasana yang cukup beragam. Ada kelas yang dipenuhi peserta, ada laboratorium dengan komputer yang sudah disiapkan, ada sekolah yang mengumpulkan peserta dalam satu ruangan, dan ada pula peserta yang mengikuti kegiatan secara mandiri.

Jadwal Pelaksanaan OSBN 2026 – rangkaian kegiatan mulai dari Technical Meeting dan simulasi, babak penyisihan tingkat provinsi, hingga semifinal dan final tingkat nasional.
Semua punya cerita masing-masing.
Namun, layar komputer mereka hari ini mengarah pada kegiatan yang sama: Simulasi OSBN 2026.
Setelah simulasi, perhatian peserta kini beralih ke tahapan berikutnya. Sabtu, 10 Oktober 2026, OSBN 2026 akan memasuki agenda pembukaan sekaligus babak penyisihan tingkat provinsi. Rangkaian lomba dimulai dengan sesi SD pada pukul 09.00–10.00 WIB, dilanjutkan jenjang SMP pukul 10.30–11.30 WIB, dan SMA/SMK pukul 12.00–13.00 WIB. Dari tahap inilah peserta akan mulai memperebutkan kesempatan untuk melangkah ke tingkat nasional.

Bukan sekadar pertemuan daring. Ini adalah langkah awal untuk memastikan seluruh peserta siap, mulai dari perangkat, jaringan, hingga memahami mekanisme pelaksanaan OSBN 2026.
Peserta yang berhasil menempati posisi sesuai kuota kelolosan di masing-masing provinsi selanjutnya akan menghadapi babak semifinal tingkat nasional pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 09.00–10.00 WIB. Setelah itu, rangkaian kompetisi berlanjut ke babak final pada pukul 11.00–11.45 WIB yang akan mempertemukan peserta terbaik dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK.
Hari ini belum menentukan siapa yang akan melaju.
Belum ada piala yang dibagikan. Belum ada juara yang diumumkan.
Tetapi dari ruang-ruang kelas, laboratorium, rumah, dan berbagai lokasi tempat peserta mengikuti simulasi, satu hal sudah terlihat: OSBN 2026 mulai benar-benar terasa.
Ribuan peserta dari berbagai daerah sedang menyiapkan langkahnya masing-masing.
Dan semuanya dimulai dari satu langkah kecil: memastikan siap sebelum bertanding.
OSBN 2026 – Satu Langkah Kecil, untuk Prestasi Besar.