PERGABI.ID (BATAM). Senin (1/9), Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI) menyelenggarakan kegiatan Doa Bersama untuk Indonesia pada pukul 19.00 WIB. Acara berlangsung secara luring di Vihara Buddhayana Batam dan daring melalui Zoom Meeting, serta diikuti dengan penuh khidmat oleh ratusan insan Buddhis dari berbagai daerah di tanah air.
Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap bangsa, PERGABI bekerja sama dengan PERGABI Cabang Batam sukses menggelar doa bersama yang dihadiri oleh para Guru Agama Buddha, tokoh masyarakat, dan umat Buddha. Dengan penuh kekhidmatan, seluruh peserta memanjatkan doa demi keselamatan, persatuan, dan kesejahteraan bangsa Indonesia.
Tercatat 165 peserta hadir langsung di Vihara Buddhayana Batam, sementara 288 peserta mengikuti secara daring dari berbagai penjuru nusantara. Peserta terdiri dari Guru Agama Buddha se-Indonesia, Pandita Buddha, umat Buddha, hingga Bhikkhu Sangha yang bersama-sama memanjatkan doa tulus untuk bangsa.

Peserta doa bersama di Vihara Buddhayana Batam
Susunan Acara dan Sambutan Ketua Umum PERGABI
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Umum PERGABI, Bapak Sukiman, S.Ag., M.Pd., M.Si. Dalam laporannya, beliau menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini, yaitu sebagai bentuk kepedulian guru agama Buddha Indonesia yang tergabung dalam PERGABI terhadap situasi terkini yang berkembang di tanah air.

Ketua Umum PERGABI, Bapak Sukiman, S.Ag., M.Pd., M.Si. Saat memberikan kata sambutan
Melalui doa bersama ini, kita memancarkan cinta kasih dan aspirasi positif sebagai wujud nyata cinta tanah air. Semoga doa ini menjadi energi kebaikan yang menjaga Indonesia tetap damai, bersatu, dan sejahtera, ungkapnya.
Kehadiran dari Sabang sampai Merauke
Acara ini benar-benar merepresentasikan semangat kebersamaan Nusantara. Peserta hadir dari berbagai provinsi, antara lain Aceh, Bali, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Lampung, Riau, Papua Barat Daya, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sumatera Selatan, hingga Sumatera Utara. Hal ini menunjukkan kuatnya tekad umat Buddha untuk menjaga persatuan, menumbuhkan cinta kasih, dan memancarkan doa perdamaian tanpa memandang batas wilayah.

Foto bersama Peserta doa bersama dalam jaringan (zoom)
Pemimpin Pujabakti dan Renungan
Doa bersama ini dipimpin dengan penuh khidmat oleh Romo Ngateman sebagai pemimpin puja bakti, serta Bhante Nyana Vira Thera yang membawakan renungan mendalam mengenai arti penting cinta kasih, persaudaraan, dan persatuan bangsa Indonesia.
Kegiatan ini digagas dengan tujuan mendoakan keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Melalui kekuatan doa dan meditasi, para peserta bertekad untuk memancarkan Metta (cinta kasih universal) yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, tanpa perbedaan suku, agama, maupun budaya.

Foto Bersama Peserta doa bersama di Vihara Buddhayana Batam
Sebagai penutup, seluruh peserta melantunkan doa dengan penuh pengharapan:
> “Semoga semua makhluk berbahagia.
> Semoga Indonesia senantiasa damai dan tenteram.
> Semoga para pemimpin bangsa diberkahi kebijaksanaan.
> Semoga rakyat hidup dalam persaudaraan tanpa perpecahan.
> Semoga cahaya cinta kasih memancar dari Sabang sampai Merauke,
> membawa persatuan, kemajuan, dan kesejahteraan bagi Indonesia tercinta.”
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PERGABI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah guru agama Buddha dalam membangun generasi yang penuh cinta kasih, serta berkontribusi nyata bagi persatuan dan perdamaian bangsa. Bagi PERGABI, kegiatan doa bersama ini memiliki makna yang mendalam. Doa adalah kekuatan batin yang mampu menyatukan hati dan menguatkan tekad untuk membangun bangsa. Selain itu, doa bersama juga memperkuat spiritualitas umat, membangkitkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan rasa persaudaraan antarumat beragama di Indonesia.

Foto bersama Peserta doa bersama dalam jaringan (zoom)
Acara Doa Bersama untuk Indonesia ditutup dengan penuh rasa syukur dan harapan. Seluruh peserta menyadari bahwa doa hanyalah satu bagian dari usaha, sementara bagian lainnya adalah aksi nyata untuk menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Flyer Kegiatan Doa Bersama untuk Indonesia
PERGABI – Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia